| |
| setiap kali aku menoleh ke belakang mencari-cari titik punca keretakankusedarix wajar dipersalahkandirimu yang kian ketandusan perasaan sesungguhnyayang tersilap diriku sendirimenaruh harapan padamu terlalu tinggisangkaku orang memberikita berbahasatak terlintas susu disajidibalas tubasetiap pengorbanansetiap pemberiankulakukan untukmupenuh ketulusantiada yang diharapkanselain kejujuranbila diri dikhianatisungguh aku terkilan ohh..ohh..ohh.. sesungguhnya yang tersilap diriku sendiri menaruh harapan padamu terlalu tinggi sangkaku orang memberi kita berbahasa tak terlintas susu disaji dibalas tuba setiap pengorbanan setiap pemberian kulakukan untukmu penuh ketulusan tiada yang diharapkan selain kejujuran bila diri dikhianati sungguh aku terkilan sememangnya bukan engkau bukan dia penilaianku dulu dikelabui mata namun ku tahu ade hikmah disebalik tragedi teman sejatiku hanya dia yang abdi |
|
| Added
on Dec. 14 2007 |